Gratis cek & proof desain sebelum cetakHarga grosir langsung dari percetakan — makin banyak makin hematNomor antrian & jadwal pengerjaan yang jelasBayar aman via QRIS / transfer · kirim ke seluruh Indonesia
Panduan Desain

Cara Menyiapkan File Desain Siap Cetak: Bleed, Resolusi, CMYK, dan Font

Cara Menyiapkan File Desain Siap Cetak: Bleed, Resolusi, CMYK, dan Font

Banyak masalah cetak — gambar pecah, tulisan terpotong, warna berbeda — sebenarnya berasal dari file desain, bukan mesinnya. Ikuti checklist ini sebelum mengirim file ke percetakan mana pun.

1. Tambahkan bleed 3 mm

Bleed adalah kelebihan latar belakang di luar garis potong. Mesin potong punya toleransi sekitar 1–2 mm, jadi tanpa bleed bisa muncul garis putih di pinggir.

  • Tambahkan 3 mm di setiap sisi. Contoh: brosur A4 (210 × 297 mm) dibuat 216 × 303 mm.
  • Perpanjang gambar/warna latar sampai ke tepi bleed.

2. Jaga area aman (safe area)

Teks penting, logo, dan nomor telepon diletakkan minimal 3–5 mm di dalam garis potong. Untuk buku atau katalog berjilid, beri jarak lebih di sisi punggung.

3. Resolusi 300 dpi

Gambar untuk cetak sebaiknya 300 dpi pada ukuran cetaknya. Cara cepat menghitung: ukuran (cm) × 118 = piksel minimal.

Ukuran cetakPiksel minimal (300 dpi)
Kartu nama 9 × 5,5 cm± 1063 × 650 px
A5 (14,8 × 21 cm)± 1748 × 2480 px
A4 (21 × 29,7 cm)± 2480 × 3508 px

Gambar yang diambil dari WhatsApp atau media sosial biasanya sudah dikompres dan terlalu kecil untuk dicetak besar. Minta file asli ke pemiliknya. Untuk spanduk/banner yang dilihat dari jauh, 100–150 dpi umumnya sudah cukup.

4. Mode warna CMYK

Layar menampilkan warna RGB, sedangkan mesin cetak memakai tinta CMYK (cyan, magenta, kuning, hitam). Warna RGB yang sangat terang — hijau neon, biru elektrik, oranye menyala — akan tampak lebih kusam saat dicetak.

  • Ubah dokumen ke CMYK sejak awal mendesain.
  • Untuk teks hitam kecil, gunakan hitam 100% K saja agar tajam.
  • Untuk blok hitam besar, rich black (misalnya C40 M30 Y30 K100) memberi hitam yang lebih pekat.

5. Font: outline atau embed

Bila font di komputer percetakan tidak sama, tulisan bisa berubah. Solusinya:

  • Create outlines (Illustrator/CorelDRAW: Convert to curves) untuk semua teks, atau
  • Ekspor PDF dengan font tertanam (embedded).

6. Format file yang disarankan

  • PDF (paling aman, idealnya PDF/X) — sekali jadi, tampilan terkunci.
  • AI / CDR / EPS — sertakan gambar (embed) dan font sudah di-outline.
  • JPG/PNG resolusi tinggi — cukup untuk desain sederhana.

Checklist singkat

  • Ukuran sesuai + bleed 3 mm
  • Teks penting 3–5 mm dari garis potong
  • Gambar 300 dpi
  • Mode warna CMYK
  • Font di-outline / embed
  • Cek ejaan, nomor telepon, dan tanggal

Saat Anda mengunggah file di rajacetak.id, sistem memeriksa resolusi, mode warna, ukuran halaman PDF, dan font secara otomatis, lalu tim kami mengirim proof untuk Anda cek sebelum dicetak. Tidak punya desain? Pilih opsi dibuatkan desain di halaman produk, misalnya brosur A5.